Anggota Komisi IV DPR RI, Prof. Dr. Rohmin Dahuri, dalam sebuah podcast bersama Prof. Hadi Alikodra, seorang Pakar Konservasi Indonesia, bertajuk “Blue Food Indonesia, Nomor 1 di Dunia untuk Ketahanan Pangan”, menyoroti potensi besar sektor kelautan dan perikanan sebagai pilar utama ketahanan pangan nasional. Ia memaparkan bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk mencapai kemandirian pangan, bahkan menjadi lumbung pangan dunia.
‎
‎Prof. Rokhmin Dahuri menjelaskan, potensi produksi tahunan dari ekosistem kelautan dan akuakultur Indonesia mencapai 115 juta ton. Angka ini jauh melampaui kebutuhan konsumsi domestik yang hanya sekitar 14 hingga 15 juta ton per tahun. Perhitungan tersebut didasarkan pada rata-rata konsumsi per kapita sebesar 50 kg untuk populasi sekitar 285 juta jiwa.
‎
‎Dengan perbandingan data tersebut, Indonesia memiliki surplus produksi pangan sekitar 100 juta ton setiap tahunnya. Hal ini membuktikan bahwa Indonesia memiliki potensi perikanan terbesar di dunia. Untuk mengoptimalkan potensi tersebut, Prof. Rokhmin juga menekankan pentingnya inovasi bioteknologi, seperti rekayasa genom dan pengurutan DNA, untuk mengembangkan varietas pangan baru yang tahan terhadap salinitas.
‎

‎Selengkapnya, saksikan hanya di TVRI:
‎https://youtu.be/GQCHgBLBy5g?si=6Ryl5JAI6KsVzuNR
‎

#BlueFood #KetahananPangan #Perikanan #Akuakultur #InovasiPangan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *