Kabupaten Maluku Tenggara akan Terpilih Sebagai Lumbung Ikan Nasional

Program Pemerintah Republik Indonesia tentang Provinsi Maluku sebagai Lumbung Ikan Nasional (LIN) membuat animo masyarakat meroket dan apresiasi Kelompok Nelayan yang berada di Ohoi Denwet, Ohoi Tenbuk, Ohoi Ohoilus, Ohoi Mastur, Ohoi Mastur Baru dan Ohoi Rat kecamatan Kei Kecil Timur Kabupaten Maluku Tenggara.

Sudah dipastikannya Kabupaten Maluku Tenggara akan terpilih juga sebagai Lumbung Ikan Nasional (LIN). Hal ini disampaikan Rusli Difinubun Kepala Ohoi Garara, Ahmad Seknun Ketua KUBE Nelayan Ohoi Mastur Baru, Kepala Ohoi Mastur Insya Matdoan, Kepala Ohoi Denwet Azis Abas dan Pj. Kepala Ohoi Rat Kecamatan Kei Kecil Timur Kabupaten Maluku Tenggara, Rabu (17/3) bertempat di masing masing Ohoi.

Rusli Difinubun Kepala Ohoi Garara Kecamatan Kei Kecil Timur Selatan saat dihubungi WARTALIKA.id di kediamannya setelah pulang  fishing round mengatakan bahwa pihaknya bersama masyarakat nelayan setempat sangat mendambahkan Kabupaten Maluku Tenggara ditetapkan sebagai Lumbung Ikan Nasional.

“Berarti sudah saatnya menjawab segala kebutuhan para nelayan selama ini dikarenakan di Ohoi Garara terdapat dua buah jaring Bobo, yaitu satu unit milik pribadi dan unit lainnya milik BUMO Ohoi Garara. Semoga semua hasil tangkapan dapat tersalurkan melalul fasilitas Lumbung tersebut,” katanya.

Sementara ditempat terpisah di Ohoi Mastur Baru, Ahmad Seknun Ketua Kelompok Usaha Bersama Kelompok Nelayan itu mengatakan bahwa selama ini pihaknya selalu mendambahkan adanya LIN di Kabupaten Maluku Tenggara untuk menyerap semua hasil tangkapan Kelompok Nelayan.

“Karena ketika hasil tangkapan semalam membludak, maka  semuanya akan tersalurkan ke Lumbung Ikan Nasional dengan demikian akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat di daerah tercinta ini,” ungkap Seknun.

Sedangkan Kepala Ohoi Denwet Kecamatan Kei Kecil Timur, Azis Abas mengharapkan kepada Pemerintah Provinsi Maluku agar Maluku Tenggara juga ditetapkan sebagai Lumbung Ikan Nasional, karena menurutnya Kabupaten Maluku Tenggara sungguh memiliki potensi laut yang kaya dengan berbagai jenis ikan.

“Sumber daya alam sangat mendukung serta sumber daya manusia awam saat ini memiliki tingkat pengalaman dalam hal budi daya tangkap dengan menggunakan jaring jenis bobo dengan hasil yang cukup signifikan, dan jika Maluku Tenggara sebagai Lumbung Ikan Nasional maka para nelayan tidak berpikir tentang persoalan pemasran karena semua hasil tangkapan ikan akan tersalurkan ke Lumbung ikan yang tersedia,” harapnya.

Lebih lanjut Ricky Ohoitenan Pj. Kepala Ohoi Rat saat dihubunginya melalui telepon selulernya mengatakan dirinya sebagai Pimpinan di Ohoi Rat sangat mengapresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi Maluku yang menetapkan Kabupaten Maluku Tenggara sebagai Lumbung Ikan Nasional (LIN). Sehingga hal itu dapat mempermudah para nelayan tangkap di daerah ini.

“Bukan saja kelompok nelayan di kecamatan ini saja yang merespon dan mengapresiasi program Pemerintah Provinsi Maluku, akan tetapi semua kelompok nelayan bahkan masyarakat Maluku Tenggara pasti menerima dengan lapang dada, karena pada gilirannya akan menumbuhkembangkan pertumbuhan ekonomi kerakyatan dibidang Perikanan dan kelautan di daerah bertajuk Larvul Ngabal ini,” ucap Ricky Ohoitenan.

“Semoga Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara dalam hal ini Eksekutif dan Legislatif dapat bersatu hati mendorong program tersebut demi kebutuhan masyarakat nelayan di Kabupaten Maluku Tenggara,” tutup Ricky Ohoitenan.

sumber : https://wartalika.id