MAI Sampaikan Uneg-uneg kepada Komisi IV DPR RI

Jakarta. Masyarakat Akuakultur Indonesia (MAI) mendatangi dan menyampaikan uneg-unegnya ke Komisi IV DPR RI, Jumat, 22 Juli 2016. Kedatangan MAI disambut oleh Wakil Ketua Komisi IV Bidang Pertanian, Perkebunan, Kehutanan, Kelautan dan Perikanan, Herman Khaeron di Ruang Rapat Komisi IV DPR RI.

Pertemuan MAI dengan Komisi IV DPR RI juga dalam rangka Temu pakar dan halal bi halal dan silaturahmi selepas Idul Fitri 1437 H.

Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, M.Sc., Ketua Umum MAI, mengucapkan terima kasih atas diterimanya MAI oleh Komisi IV. “Kami senang, kami diterima. Banyak uneg-uneg yang ingin kami sampaikan. Melalui Pak Herman, kami berharap informasi yang kami sampaikan bisa dikaji dan dirumuskan yang nantinya disampaikan kepada Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti,” ujar Rokhmin.

Rokhmin menuturkan, sub-sektor perikanan budidaya memiliki permasalahan dan tantangan yang sangat besar, antara lain 1) kekurangan pasokan pakan berkualitas dan harga relatif murah, 2) kurangnya bibit, benih dan benur yang unggul, 3) kurangnya pengetahuan, keahlian dan disiplin pembudidaya, 4) serangan wabah penyakit dan 5) pencemaran air.

“Untuk itu, permasalahan ini harus diselesaikan. Tentu tidak sendiri, kami butuh ide-ide dari semua, tak terkecuali pemerintah,” tegasnya.

Herman menyambut baik. Menurutnya, permasalahan yang dihadapi masyarakat perikanan di Indonesia menjadi tugas bersama. “Kami menerima keluhan semua, dan akan kami rangkum untuk disampaikan kepada yang Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Leave a reply